Semangat Pagi Para Pengemban Dakwah

Bagaimana bisa keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan bisa diwujudkan, sementara sistem (kufur demoKRAsi) yang diberlakukan justru menciptakan ketimpangan, kemiskinan, dan kesengsaraan. Bagaimana bisa negeri ini terbebas dari penjajahan, sedangkan sistem yang diterapkan justru melempangkan penjajahan.

Maka, siapa pun pemimpinnya, jika sistemnya tidak diubah, tetap saja tidak akan membawa perubahan.

Inilah yang terjadi di negeri ini. Pangkal penyebab aneka problema di negeri ini adalah sistem batil dan rusak.

Sistem itu adalah demokrasi dan liberalisme. Keduanya bersumber dari ideologi kufur, yakni Sekularisme-Kapitalisme.

Prinsip dasar demokrasi adalah kedaulatan rakyat. Prinsip ini menjadikan manusia menjadi pembuat hukum satu-satunya.

Ini jelas menafikan otoritas Allah Swt sebagai pembuat hukum. Sedangkan prinsip dasar liberalisme dalam ekonomi adalah kebebasan kepemilikan beserta pengelolaannya.

Tidak peduli apakah kebebasan itu menabrak ketentuan syariah atau tidak.

Ketika sistem tersebut diterapkan oleh negara, maka akan memiliki daya paksa terhadap rakyatnya. Rakyat dipaksa berpaling dari syariah-Nya. Ketika itu terjadi, niscaya akan menjerumuskan manusia kepada jurang kesengsaraan. Allah Swt berfirman:

﴿وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا﴾

Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit (QS Thaha [20]: 124).

Komentar